"If you don't write when you don't have time, you won't write when you do have time."
By Kellie McGann.
That's sentences force me to write anytime.
.
Okay I will write one day one post. And right now I write about beauty. But it is in Indonesian.
.
Saat perjalanan pulang ke Bogor, kami melewati jalan tepian kalimalang. Sengaja tidak lewat tol dengan tujuan mengenal rute, mengenal wilayah, dan mengenal arah.
Di tepi kalimalang itu ada deretan rumah-rumah kecil semacam kios sederhana seperti yang ada di Indonesia. Berdinding triplek atau papan dengan penerangan rendah alias remang-remang.
Di depan setiap rumah duduk satu dua wanita berpakaian nyaris seragam. Mungkin mataku saja yang kurang awas. Di mataku mereka menggunakan pakaian pendek warna gelap yang menampakkan paha-paha putih mereka dan ketat. Sebagian mereka memegang hape namun keadaan di situ nampak sepi, hanya ada satu truk berhenti agak jauh dari rumah-rumah berderet itu.
Seketika pikiranku mengembara, teringat pada keadaan yang nyaris sama di pinggiran jalan daerah subang. Warung remang-remang. Ya sepertinya itulah mungkin penampakannya. Bukan paha ayam yang dijual di warung remang-remang tetapi paha wanita.
Dilihat dari jauh mereka berkulit terang. Nampak sangat nyata. Tentu ini menarik perhatian mata. Mereka tampak cantik. Dan memang kecantikan itulah pemikatnya.
Apa yang ingin aku katakan sebenarnya?
Aku tidak sedang menjudge. Aku sedang merenungkan apa yang aku lihat barusan.
Seketika otakku menyusun sebuah paragraf, " Kecantikan fisik bisa saja dibeli, tetapi kecantikan hati...tidak terbeli!!"
Memang begitu adanya. Semua orang akan setuju bahwa kecantikan fisik itu bisa luntur, bisa hilang. Karena itu fana. Kecantikan fisik bisa jadi tidak semua orang mendapatkannya. Tetapi kecantikan hati, siapa saja bisa mendapatkannya. Dan itu kekal abadi.
Senin, 27 Februari 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kucing
Hanya terdengar dengung kipas angin yang menempel di tembok, detak jantung jam dinding, bunyi kemeruyuk di dalam perutku, dan tarikan napask...
-
Sudah seminggu Nara Ratih tidur cepat-cepat. Ia menolak semua ajakan hangout teman-temannya. Mematikan hand phone, dan mengga...
-
Cerita pencabut rumput. Tanaman merambat berbunga kuning itu tiap bulan harua diberaihkan dari rumput-rumput yang terus tumbuh bila tidak...
-
Hampir setiap pagi aku melalui jalan mulus kecil selebar dua mobil. Jalan mandor Senan namanya. Entah sejak kapan aku suka dengan jalan ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar