Angin ... bila kau bisa membantuku
Sampaikan salam dan beritaku
Pada pusara diam nun jauh di sana
Di tempat sepi yang orang hanya datang bila terpaksa
Sampaikan padanya
Doa dan rinduku tak pernah pupus
Untuk orang yang mengenal diriku lebih dari diriku sendiri
Aku telah belajar darinya
Meski terlambat memahami
Tak akan percaya orang lain penuh-penuh
Karena mereka tak akan menaruh perhatian
Penuh-penuh pula padaku
Tak kan pula bicara banyak-banyak pada mereka
Aku percaya pada diri sendiri
Pada naluriku
Pada hatiku
Aku akan mengurus diriku sendiri, Ayah
Kini kutahu bagaimana menjadi diri berbeda
Dan memperlakukan diriku sebagaimana yang kuingin
Kamis, 08 Februari 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kucing
Hanya terdengar dengung kipas angin yang menempel di tembok, detak jantung jam dinding, bunyi kemeruyuk di dalam perutku, dan tarikan napask...
-
Sudah seminggu Nara Ratih tidur cepat-cepat. Ia menolak semua ajakan hangout teman-temannya. Mematikan hand phone, dan mengga...
-
Cerita pencabut rumput. Tanaman merambat berbunga kuning itu tiap bulan harua diberaihkan dari rumput-rumput yang terus tumbuh bila tidak...
-
Hampir setiap pagi aku melalui jalan mulus kecil selebar dua mobil. Jalan mandor Senan namanya. Entah sejak kapan aku suka dengan jalan ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar