Berkumpul bareng teman-teman (hang out) menurutku perlu selama itu berdampak baik pada perkembangan diri. Berkumpul, mengobrol, tertawa bersama kadangkala melepaskan rasa jenuh atau sepi dalam diri.
Jadikan momen hang out ini sebagai momen take and give. Tempat bertukar pikiran. Tempat saling membantu satu sama lain.
Ada banyak hal atau masalah yang bisa lepas begitu saja ketika kita sudah berkumpul dengan teman meski tidak bercerita pada siapapun.
Namun, saat berkumpul itulah, saat muncul kegembiraan maka masalah dengan sendirinya akan terurai. Beban psikologis boleh jadi berkurang bahkan lenyap.
Jadikan hang out sebagai momen efektif menumbuhkan semangat kembali.
Namun bukan ketergantungan. Kita mesti tetap mandiri. Peran teman-teman hanyalah membantu. Dan kesedihan atau kegembiraan adalah tanggung jawab kita sendiri.
Karena kita mampu bertanggung jawab atas diri sendiri maka jadikan hang out adalah momen refreshing. Dan dapatkan sesuatu yang positif.
Sebaiknyapun hang out bukan ajang pamer-pamer atau ghibah (membicarakan orang lain) kecuali dalam rangka mencari penyelesaian.
Karena kadangkala lupa kalau sudah asyik bersama teman ngobrol, obrolan mengarah ke si A..si B..dan seterusnya.
Berwibawa dengan tidak mudah membicarakan orang lain.
Jumat, 02 September 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kucing
Hanya terdengar dengung kipas angin yang menempel di tembok, detak jantung jam dinding, bunyi kemeruyuk di dalam perutku, dan tarikan napask...
-
Sudah seminggu Nara Ratih tidur cepat-cepat. Ia menolak semua ajakan hangout teman-temannya. Mematikan hand phone, dan mengga...
-
Cerita pencabut rumput. Tanaman merambat berbunga kuning itu tiap bulan harua diberaihkan dari rumput-rumput yang terus tumbuh bila tidak...
-
Hampir setiap pagi aku melalui jalan mulus kecil selebar dua mobil. Jalan mandor Senan namanya. Entah sejak kapan aku suka dengan jalan ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar